Wali Kota Medan Raih Penghargaan Indonesia Visionary Leader . Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin S kembali mendapatkan penghargaan, Walikota Medan dinilai sebagai salah satu kepala daerah di Indonesia yang visioner sehingga dianugrahi penghargaan Indonesia Visionary Leader. . Penghargaan membanggakan ini diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tjahjo Kumulo di Jakarta, Jumat 29 Maret 2019 malam. . Penyerahan juga ditandai dengan penyematan pin kehormatan sebagai bentuk apresiasi kepada Wali Kota sebagai salah satu kepala daerah di Indonesia yang Visioner. Silaturahmi Nusantara merupakan ajang inisiatif untuk mempertemukan kepala daerah yang telah mengikuti program Indonesia Visionary Leader dan Tokoh Bangsa. . Di samping itu, lanjut Mendagri, kepala daerah juga harus memiliki visi dan misi dengan berbagai terobosan dan kebijakan-kebijakan serta harus punya inovasi sekecil apapun. “Terutama yang berkaitan dengan satu pelayanan publik, reformasi birokrasi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha ini kata kuncinya,” kata Mendagri

Wali Kota Medan Raih Penghargaan Indonesia Visionary Leader
.
Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin S kembali mendapatkan penghargaan, Walikota Medan dinilai sebagai salah satu kepala daerah di Indonesia yang visioner sehingga dianugrahi penghargaan Indonesia Visionary Leader.
.
Penghargaan membanggakan ini diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tjahjo Kumulo di Jakarta, Jumat 29 Maret 2019 malam.
.
Penyerahan juga ditandai dengan penyematan pin kehormatan sebagai bentuk apresiasi kepada Wali Kota sebagai salah satu kepala daerah di Indonesia yang Visioner. Silaturahmi Nusantara merupakan ajang inisiatif untuk mempertemukan kepala daerah yang telah mengikuti program Indonesia Visionary Leader dan Tokoh Bangsa.
.
Di samping itu, lanjut Mendagri, kepala daerah juga harus memiliki visi dan misi dengan berbagai terobosan dan kebijakan-kebijakan serta harus punya inovasi sekecil apapun. “Terutama yang berkaitan dengan satu pelayanan publik, reformasi birokrasi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi dunia usaha ini kata kuncinya,” kata Mendagri

Ada pemandangan lucu di depan Balai Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis pada Rabu (23/1/2019) pagi tadi. Sebuah papan bunga berdiri tepat di depan gerbang kantor Wali Kota itu. Yang menohok dari papan bunga itu adalah isi tulisannya. . Bukannya berisi ucapan selamat atas prestasi, tulisan dalam papan bunga berisi sindiran kepada Pemko Medan atas predikat sebagai kota terjorok yang disematkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Selamat Sukses Kepada Walikota Medan Atas Penghargaan Kota Terjorok Bagi Kota Medan Tahun 2019. Semoga Bapak Sehat Selalu” demikian tulisan pada papan bunga yang berlatar warna hitam tersebut. . Sontak, papan bunga yang berisi tulisan yang sangat menohok ini menjadi perhatian para pengguna jalan di kawasan itu. ” Siapa lah yang punya kerjaan itu yah bang,” ucap seorang pejalan kaki sambil tersenyum. . Namun papan bunga itu tidak terpasang lama. Belakangan papan bunga itu sudah dicopot. Belakangan diketahui, papan bunga sindiran itu dikirim oleh warga yang menamakan diri ‘Aliansi Sayangi Medan’. Mereka mengirimkan papan bunga berisi kata-kata sindiran tersebut karena mengaku sangat miris dengan kondisi Kota Medan belakangan ini. . . “Papan bunga tersebut menjadi salah satu bentuk kritikan, sebab selama ini Walikota Medan terkesan tidak pernah menerima masukan ataupun mendengarkan keluhan dari masyarakat Kota Medan. Hal ini terlihat dari tidak adanya gebrakan-gebrakan yang dilakukan oleh Eldin sejak ia menjabat sebagai walikota,” ucap M. Yusuf Sinaga salah seorang anggota Aliansi Sayangi Medan. (mtc/fae) . Teks : www.matatelinga.com http://matatelinga.com/Berita-Sumut/Balai-Kota-Medan-Dikirimi-Papan-Bunga-Sindiran–Isinya-Sangat-Menohok

Ada pemandangan lucu di depan Balai Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis pada Rabu (23/1/2019) pagi tadi. Sebuah papan bunga berdiri tepat di depan gerbang kantor Wali Kota itu. Yang menohok dari papan bunga itu adalah isi tulisannya.
.
Bukannya berisi ucapan selamat atas prestasi, tulisan dalam papan bunga berisi sindiran kepada Pemko Medan atas predikat sebagai kota terjorok yang disematkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Selamat Sukses Kepada Walikota Medan Atas Penghargaan Kota Terjorok Bagi Kota Medan Tahun 2019. Semoga Bapak Sehat Selalu” demikian tulisan pada papan bunga yang berlatar warna hitam tersebut.
.
Sontak, papan bunga yang berisi tulisan yang sangat menohok ini menjadi perhatian para pengguna jalan di kawasan itu. ” Siapa lah yang punya kerjaan itu yah bang,” ucap seorang pejalan kaki sambil tersenyum.
.
Namun papan bunga itu tidak terpasang lama. Belakangan papan bunga itu sudah dicopot. Belakangan diketahui, papan bunga sindiran itu dikirim oleh warga yang menamakan diri ‘Aliansi Sayangi Medan’. Mereka mengirimkan papan bunga berisi kata-kata sindiran tersebut karena mengaku sangat miris dengan kondisi Kota Medan belakangan ini. .
.
“Papan bunga tersebut menjadi salah satu bentuk kritikan, sebab selama ini Walikota Medan terkesan tidak pernah menerima masukan ataupun mendengarkan keluhan dari masyarakat Kota Medan. Hal ini terlihat dari tidak adanya gebrakan-gebrakan yang dilakukan oleh Eldin sejak ia menjabat sebagai walikota,” ucap M. Yusuf Sinaga salah seorang anggota Aliansi Sayangi Medan. (mtc/fae)
.
Teks : www.matatelinga.com
http://matatelinga.com/Berita-Sumut/Balai-Kota-Medan-Dikirimi-Papan-Bunga-Sindiran–Isinya-Sangat-Menohok

Teknologi saat ini berperan cukup penting dalam majunya sebuah kota. Untuk itu, menggandeng Hikvision Digital Technology, Pemerintah Kota (Pemko) Medan meresmikan Medan Command Center(MCC). Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin mengatakan, MCC adalah solusi terbaik dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan juga memudahkannya untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat sehingga masyarakat dapat terlayani dengan cepat. “Kita memang harus mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam memberikan pelayanan dengan masyarakat. Dengan dihadirkannya MCC ini, akan mudah dan cepat melayani masyarakat dan kita menjadi mudah menerima laporan-laporan masyarakat,” jelasnya usai meresmikan MCC di Balai Kota, Rabu (26/12/2018). Ia mengatakan, ada 174 aplikasi yang dapat terpantau di layae MCC dan jumlah tersebut masih akan berkembang lagi. Regional Sales Projects Manager Medan Maxwell Wang melalui Presales Engineer Hikvision Branch Medan Budi Kurniawan mengatakan, untuk mendukung MCC, teknologi yang digunakan adalah Video Wall yang memiliki keunggulan daya tahan 24×7 non stop dan bisa dipakai 6 hingga 7 tahun. Layar tersebut merupakan LED sehingga dapat menghemat energi. Keunggulan lainnya, semua CCTV di Kota Medan bisa terhubung ke CCTV indoor yang ada di MCC selama masih terkonfigurasi. “Kita ada Face Terminal untuk absensi dengan wajah. Kominfo ini kan tidak semua orang bisa masuk, jadi sistem ini sangat mendukung. Kalau sidik jari kemungkinan masih bisa dibobol. Nah, kalau pakai wajah ini sangat secure atau aman. Sekalipun pakai handphone dan menunjukkan foto wajahnya, tidak akan bisa,” jelasnya. MCC merupakan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam menciptakan keamanan dan kenyamaan masyarakat saat ini menjadi kebutuhan pokok kota kota besar, dengan ini Hikvision selalu siap menjadi partner dalam bidang teknologi untuk mendukung kebutuhan tersebut. Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/12/26/dzulmi-eldin-bisa-pantau-sudut-kota-lewat-medan-command-center-mcc

Teknologi saat ini berperan cukup penting dalam majunya sebuah kota. Untuk itu, menggandeng Hikvision Digital Technology, Pemerintah Kota (Pemko) Medan meresmikan Medan Command Center(MCC). Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin mengatakan, MCC adalah solusi terbaik dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan juga memudahkannya untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat sehingga masyarakat dapat terlayani dengan cepat. “Kita memang harus mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam memberikan pelayanan dengan masyarakat. Dengan dihadirkannya MCC ini, akan mudah dan cepat melayani masyarakat dan kita menjadi mudah menerima laporan-laporan masyarakat,” jelasnya usai meresmikan MCC di Balai Kota, Rabu (26/12/2018). Ia mengatakan, ada 174 aplikasi yang dapat terpantau di layae MCC dan jumlah tersebut masih akan berkembang lagi.

Regional Sales Projects Manager Medan Maxwell Wang melalui Presales Engineer Hikvision Branch Medan Budi Kurniawan mengatakan, untuk mendukung MCC, teknologi yang digunakan adalah Video Wall yang memiliki keunggulan daya tahan 24×7 non stop dan bisa dipakai 6 hingga 7 tahun.

Layar tersebut merupakan LED sehingga dapat menghemat energi. Keunggulan lainnya, semua CCTV di Kota Medan bisa terhubung ke CCTV indoor yang ada di MCC selama masih terkonfigurasi. “Kita ada Face Terminal untuk absensi dengan wajah. Kominfo ini kan tidak semua orang bisa masuk, jadi sistem ini sangat mendukung. Kalau sidik jari kemungkinan masih bisa dibobol. Nah, kalau pakai wajah ini sangat secure atau aman. Sekalipun pakai handphone dan menunjukkan foto wajahnya, tidak akan bisa,” jelasnya.

MCC merupakan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam menciptakan keamanan dan kenyamaan masyarakat saat ini menjadi kebutuhan pokok kota kota besar, dengan ini Hikvision selalu siap menjadi partner dalam bidang teknologi untuk mendukung kebutuhan tersebut.

Sumber :
http://medan.tribunnews.com/2018/12/26/dzulmi-eldin-bisa-pantau-sudut-kota-lewat-medan-command-center-mcc