Guru Patimpus: Pendiri Kota Medan Guru Patimpus Beliau lahir di tanah Karo Simalem, dekat Gunung Sibayak. Guru dalam bahasa Karo berarti orang yang berilmu. Beliau penuh wibawa, gagah dan patriotis. Sewaktu beliau masih muda, beliau belajar pada seorang Guru dan Ulama Besar yang terkenal di masa itu. Beberapa tahun kemudian, beliau menikah dengan salah seorang putri dari anak panglima Deli bermarga Tarigan. Kemudian beliau mendirikan kampung di hulu dua buah sungai, yaitu Sungai Deli dan Sungai Bubura, yang dinamakan Medan. Medan dalam bahasa Karo artinya sembuh dan baik. Itulah cikal bakal kota Medan, dan silsilah dari Kesultanan Deli. Dulunya di kawasan ini banyak orang sakit, Guru Patimpus banyak mengobati orang sakit di sini. Oleh masyarakat di sekitar dua hulu sungai ini, beliau sangat dihormati. Terlebih karena beliau memiliki kesaktian dan dapat menyembuhkan penyakit warga sekitar. Setelah wafat, beliau mendapat penghargaan dari pemkot Medan, dengan ditetapkannya hari jadi kota Medan pada tanggal 1 Juli 1590. Karena sangat berjasa, pemerintah kota Medan membuat tugu atau monumen dirinya yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Medan. (Gambar) Banyaknya jasa Guru Patimpus dalam kemajuan kota Medan menjadi contoh bagi masyarakat Medan, untuk meneladani sikap-sikap beliau. Guru Patimpus adalah bagian dari sejarah yang ada di kota Medan, semangat perjuangan dan patriotis nya layak kita contoh. Selamat ulang tahun Kota Medan 01 July 2017 yang ke 427

Guru Patimpus: Pendiri Kota Medan
Guru Patimpus Beliau lahir di tanah Karo Simalem, dekat Gunung Sibayak. Guru dalam bahasa Karo berarti orang yang berilmu. Beliau penuh wibawa, gagah dan patriotis. Sewaktu beliau masih muda, beliau belajar pada seorang Guru dan Ulama Besar yang terkenal di masa itu. Beberapa tahun kemudian, beliau menikah dengan salah seorang putri dari anak panglima Deli bermarga Tarigan. Kemudian beliau mendirikan kampung di hulu dua buah sungai, yaitu Sungai Deli dan Sungai Bubura, yang dinamakan Medan. Medan dalam bahasa Karo artinya sembuh dan baik. Itulah cikal bakal kota Medan, dan silsilah dari Kesultanan Deli.

Dulunya di kawasan ini banyak orang sakit, Guru Patimpus banyak mengobati orang sakit di sini. Oleh masyarakat di sekitar dua hulu sungai ini, beliau sangat dihormati. Terlebih karena beliau memiliki kesaktian dan dapat menyembuhkan penyakit warga sekitar. Setelah wafat, beliau mendapat penghargaan dari pemkot Medan, dengan ditetapkannya hari jadi kota Medan pada tanggal 1 Juli 1590. Karena sangat berjasa, pemerintah kota Medan membuat tugu atau monumen dirinya yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Medan. (Gambar)

Banyaknya jasa Guru Patimpus dalam kemajuan kota Medan menjadi contoh bagi masyarakat Medan, untuk meneladani sikap-sikap beliau. Guru Patimpus adalah bagian dari sejarah yang ada di kota Medan, semangat perjuangan dan patriotis nya layak kita contoh.
Selamat ulang tahun Kota Medan 01 July 2017 yang ke 427
#sejarah #hutmedan #medan #gurupatimpus #medantalk

[if-embed-video]

Video posted

[/if-embed-video]

Photo taken at: Tugu Guru Patimpus

Follow MedanTalk diInstagram @medantalk ⇒

Browse info Lowongan Kerja Medan dan cara sponsor/ pasang iklan di web www.MedanTalk.com

Leave a Reply