KETUA YAYASAN TZU CHI MEDAN SILATURRAHIM DENGAN ULAMA ACEH

Dalam rangka menigkatkan kualitas pengabdian dan pelayana kepada masyarakat, ketua yayasan Buddha Tzu Chi Medan, Mujianto, bersilaturrahim dengan, Tgk H Ahmad Tajuddin AB, yang lebih dikenal dengan Abi Lampisang, Jumat, 16 Fabruari 2018, di Aceh. Mujianto Pengusaha Nasional lebih memilih tinggal di Medan menjelaskan bahwa, Yayasan Tzu Chi sesuai dengan misi memiliki empat misi dan tanggung jawab sekalugus; bantuan social, kesehatan, pendidikan dan budaya humanis. sebagaiaman pada bencana gempa sebelumnya Yayasan Tzu Chi memiliki empat misi ; bantuan social, kesehatan, pendidikan dan budaya humanis.

Lebih lanjut Ketua Tzu Chi Medan Mujianto, yang dikenal dengan Akrab dengan semua lapisan masyarakat, dan peduli ini menjelaskan, “ Sangat senang dapat bertemu dengan tokoh dan ulama di Aceh, setelah selesai membangun rumah 2600 Perumahan di tiga tempat akibat Gempa Tsunami Aceh 26 -12-2004, dan bantuan social dan kesehatan pada gempa di Pidie Jaya 7 -12-2016, yang telah memporak porandakan rumah pendudukn dan fasilitas umum termasuk lembaga pendidikan. Yayasan Tzu Chi Medan kembali menjalin kerjasam dengan pemerintah kabupaten Pidie membanguan kembali Akademi Komuniatas Negeri (AKN).

Pembangunan kampus ini berawal, pada 7 Desember 2016, Pidie Jaya diguncang gempa dan relawan Tzu Chi datang ke Pidie Jaya memberikan bantuan. Tiba di lokasi melihat sebagian Kampus (AKN) hancur sehingga relawan mempunyai niatdan merasa terpanggil ikut membangun kembali Kampus AKN. Jadi bantuan sarana pendidikan ini sama sekali tidak ada maksud tertentu kecuai hanya karena keprihatinan, dan pentingya pendidikan bagi generasi muda kita”.
Abi Lampisang, ulama kahirmatik dan Pimpinan Lembaga Pedidikan Islam Dayah Al-Muhajirin Tgk Chik Diujeun Lampisang Tunong – Seulimuem. Menerima kunjungan Ketua Tzu Chi Medan, Mujianto dengan baik. Beliau berpesan bahwa pendidikan yang berkualitas penting bagi masyrakat Aceh, namun jika ada maksud untuk membantu membangun sarana dan prasarana pendidikan perlu ditunda sampai Pilkada selesai, agar tidak dimanpaatkan orang-orang tertentu untuk kepentingan politik. akhirnya nanti merugikan masyarakat kita sendiri.

Suasana pertemuan itu berjalan dengan penuh keakraban dan saling tukar informasi. Ikut dalam rombongan mendampingi Ketua Tzu Chi Medan, ketua DPD Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (AKSIRA) Sumut, Burhanuddin, SE, yang ikut dalam robongan itu juga berharap, semoga terjadi sinergi sumua komponen masyarakat dalam membangun bangsa”.

Leave a Reply