Komplotan maling merampok kediaman John Terry dan menggasak tas serta perhiasan mewah senilai 400 ribu poundsterling atau di kisaran Rp 6,9 miliar. Semua diawali postingan sang bek tangguh di Instagram. Dikutip detikINET dari Standard, peristiwa legenda Chelsea yang kini membela Aston Villa kemalingan itu berlangsung Februari lalu. Tapi detail apa yang terjadi baru diungkapkan dalam pengadilan Kingston Crown Court di Inggris. Terungkap bahwa Terry saat itu memajang foto sedang liburan bersama sang istri, Toni, di pegunungan Perancis. Nah, geng perampok melihat postingan tersebut dan menyimpulkan tidak ada orang di rumah mewah Terry di Surrey yang seharga 5 juta poundsterling. Mereka pun benar-benar membobol rumah itu dan selama beberapa jam mengangkut sejumlah barang mahal. Sebut saja perhiasan, tas Hermes dan Chanel, koleksi trofi serta buku edisi pertama Harry Potter yang bernilai tinggi. Secara total, nilai barang yang digondol mencapai 400 ribu poundsterling. Setelah melakukan investigasi, polisi berhasil menangkap kelima maling yang terlibat. Mereka terancam hukuman beberapa tahun di penjara. Dan ternyata bukan hanya rumah Terry saja yang sudah mereka maling, ada korban lainnya. . “Mereka melakukannya secara terencana dan efisien. Mereka menargetkan rumah mewah. Contohnya rumah mantan kapten Inggris John Terry ini. Mereka sedang bepergian sekeluarga,” kata jaksa penuntut Rossano Scamardella. . “Pada waktu itu Terry membuat kesalahan dengan memposting foto dirinya dan keluarganya di media sosial Instagram. Itu mengungkapkan kalau rumahnya dalam keadaan kosong,” paparnya.(Detik

Komplotan maling merampok kediaman John Terry dan menggasak tas serta perhiasan mewah senilai 400 ribu poundsterling atau di kisaran Rp 6,9 miliar. Semua diawali postingan sang bek tangguh di Instagram.

Dikutip detikINET dari Standard, peristiwa legenda Chelsea yang kini membela Aston Villa kemalingan itu berlangsung Februari lalu. Tapi detail apa yang terjadi baru diungkapkan dalam pengadilan Kingston Crown Court di Inggris.

Terungkap bahwa Terry saat itu memajang foto sedang liburan bersama sang istri, Toni, di pegunungan Perancis. Nah, geng perampok melihat postingan tersebut dan menyimpulkan tidak ada orang di rumah mewah Terry di Surrey yang seharga 5 juta poundsterling.

Mereka pun benar-benar membobol rumah itu dan selama beberapa jam mengangkut sejumlah barang mahal. Sebut saja perhiasan, tas Hermes dan Chanel, koleksi trofi serta buku edisi pertama Harry Potter yang bernilai tinggi. Secara total, nilai barang yang digondol mencapai 400 ribu poundsterling.

Setelah melakukan investigasi, polisi berhasil menangkap kelima maling yang terlibat. Mereka terancam hukuman beberapa tahun di penjara. Dan ternyata bukan hanya rumah Terry saja yang sudah mereka maling, ada korban lainnya.
.
“Mereka melakukannya secara terencana dan efisien. Mereka menargetkan rumah mewah. Contohnya rumah mantan kapten Inggris John Terry ini. Mereka sedang bepergian sekeluarga,” kata jaksa penuntut Rossano Scamardella.
.
“Pada waktu itu Terry membuat kesalahan dengan memposting foto dirinya dan keluarganya di media sosial Instagram. Itu mengungkapkan kalau rumahnya dalam keadaan kosong,” paparnya.(Detik)
.
#Medan #Berita #Perampokan #MedanTalk

[if-embed-video]

Video posted

[/if-embed-video]

Photo taken at: Medan, Indonesia

MedanTalk

Browse info, berita, cerita Medan, sharing info di Forum Medan , check Lowongan Kerja dan cara pasang iklan di web www.MedanTalk.com

Leave a Reply