Pakat menjadi primadona bagi sebagian masyarakat saat bulan suci Ramadan, Penganan khas asal Mandailing ini banyak dicari masyarakat sebagai santapan berbuka puasa. . Seperti lokasi penjualan Pakat di Jalan Letda Sudjono, Kota Medan. Meski tidak hanya menjual pakat di bulan Ramadan, namun di saat bulan suci seperti saat ini penjualan Pakat meningkat dibanding hari biasanya. . Hal itu diakui oleh seorang pedagang Pakat bernama Nur. Diakuinya, jika hari biasa hanya mampu menjual Pakat sampai 10 ikat, di bulan Ramadan penjualan Pakat di lapaknya mampu menembus 50-60 ikat. . “Untuk satu ikat Pakat terdiri dari 125 hingga 150 batang, per batangnya dijual dengan harga Rp 2.500. Tetapi juga sering dijual empat batang Rp 10ribuan,” kata Nur, Senin (28/5). . Berkah Ramadan Bagi Pedagang Pakat di Medan . Wanita berusia 37 tahun tersebut bersama keluarganya sudah lebih dari 20 tahun menjual panganan khas masyarakat Mandailing tersebut. Sejak mulai berjualan hingga saat ini, Nur sudah memiliki pelanggan setia. . “Pakat ini makanan khas Mandailing. Banyak yang suka, karena bisa dicampur dan dibuat berbagai sayuran atau dijadikan lalapan,” ucapnya. . Pakat merupakan salah satu jenis tanaman rotan, namun memiliki tekstur yang sangat lembut. Nur menjual Pakat dengan dua jenis, pertama Pakat yang sudah masak karena dibakar dan yang belum dibakar atau belum masak. . “Pembeli banyak suka yang sudah dibakar, jadi tidak perlu repot lagi. Karena banyak juga yang ingin langsung memakan Pakat tanpa perlu repot memasaknya lagi,” jelas Nur, yang mulai jualan Pakat pukul 08.00 WIB hingga Maghrib. . Menu Wajib . Pelanggan setia Nur, Ismail mengaku, Pakat menjadi menu wajib yang harus ada, terutama saat buka puasa di bulan Ramadan oleh keluarganya. Apalagi Ismail mengaku jika keluarganya memiliki keturunan Mandailing. . “Pakat ini ada yang asalnya dari Langga Payung, Kota Pinang, Rantau Parapat. Di daerah tersebut banyak menghasilkan Pakat. Kalau bulan puasa seperti ini, kamis suka makannya, hampir tiap hari, menu wajib,” ungkapnya. . Sumber : http://m.analisadaily.com/read/pakat-penganan-khas-berbuka-puasa-dari-mandailing

Pakat menjadi primadona bagi sebagian masyarakat saat bulan suci Ramadan, Penganan khas asal Mandailing ini banyak dicari masyarakat sebagai santapan berbuka puasa.
.
Seperti lokasi penjualan Pakat di Jalan Letda Sudjono, Kota Medan. Meski tidak hanya menjual pakat di bulan Ramadan, namun di saat bulan suci seperti saat ini penjualan Pakat meningkat dibanding hari biasanya.
.
Hal itu diakui oleh seorang pedagang Pakat bernama Nur. Diakuinya, jika hari biasa hanya mampu menjual Pakat sampai 10 ikat, di bulan Ramadan penjualan Pakat di lapaknya mampu menembus 50-60 ikat.
.
“Untuk satu ikat Pakat terdiri dari 125 hingga 150 batang, per batangnya dijual dengan harga Rp 2.500. Tetapi juga sering dijual empat batang Rp 10ribuan,” kata Nur, Senin (28/5).
.
Berkah Ramadan Bagi Pedagang Pakat di Medan
.
Wanita berusia 37 tahun tersebut bersama keluarganya sudah lebih dari 20 tahun menjual panganan khas masyarakat Mandailing tersebut. Sejak mulai berjualan hingga saat ini, Nur sudah memiliki pelanggan setia.
.
“Pakat ini makanan khas Mandailing. Banyak yang suka, karena bisa dicampur dan dibuat berbagai sayuran atau dijadikan lalapan,” ucapnya.
.
Pakat merupakan salah satu jenis tanaman rotan, namun memiliki tekstur yang sangat lembut. Nur menjual Pakat dengan dua jenis, pertama Pakat yang sudah masak karena dibakar dan yang belum dibakar atau belum masak.
.
“Pembeli banyak suka yang sudah dibakar, jadi tidak perlu repot lagi. Karena banyak juga yang ingin langsung memakan Pakat tanpa perlu repot memasaknya lagi,” jelas Nur, yang mulai jualan Pakat pukul 08.00 WIB hingga Maghrib.
.
Menu Wajib
.
Pelanggan setia Nur, Ismail mengaku, Pakat menjadi menu wajib yang harus ada, terutama saat buka puasa di bulan Ramadan oleh keluarganya. Apalagi Ismail mengaku jika keluarganya memiliki keturunan Mandailing.
.
“Pakat ini ada yang asalnya dari Langga Payung, Kota Pinang, Rantau Parapat. Di daerah tersebut banyak menghasilkan Pakat. Kalau bulan puasa seperti ini, kamis suka makannya, hampir tiap hari, menu wajib,” ungkapnya.
.
Sumber : http://m.analisadaily.com/read/pakat-penganan-khas-berbuka-puasa-dari-mandailing
#Medan #Berita #Pakat #Makanan #MedanTalkKuliner #MedanTalk

Berita Cerita Kota Medan

[if-insta-embed-video]

[/if-insta-embed-video]

Untuk informasi pasang iklan , cek halaman sponsors Untuk informasi lowongan kerja cek www.KarirGram.com

Untuk informasi kuliner sedunia, cek www.MakanTalk.com

Untuk informasi property Medan, tips dan inspirasi cek www.RumahTalk.com

Untuk informasi otomotif dan video viral otomotif, cek www.OtomTalk.com

Follow our social media: Instagram , Facebook & Twitter @medantalk for instant updates and please share our posts

Leave a Reply