. Selama ini konsumsi roti putih dianggap kurang menyehatkan karena kandungan nutrisinya lebih rendah dari roti gandum. Penelitian terbaru mengungkapkan konsumsi roti putih juga berbahaya bagi kesehatan mental dan emosional seseorang. Dr James Gangswich dan rekannya dari Columbia University menemukan konsumsi roti dan nasi putih dapat meningkatkan risiko depresi pada wanita lebih tua. Sementara itu, konsumsi makanan berbahan gandum dan sayuran dapat mengurangi efek buruk tersebut. Temuan mereka dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition. Seperti dilansir dari Red Orbit (10/08/15), para peneliti mempelajari data dari 70 ribu wanita pasca-menopause sejak tahun 1994 hingga 1998. Mereka menemukan adanya hubungan antara konsumsi karbohidrat olahan, pengurangan gula darah, dan gejala depresi. “Ketika wanita mengonsumsi biji-bijian yang sudah dihaluskan dengan tambahan gula, maka indeks glikemik mereka akan naik dan meningkatkan risiko depresi,” ujar Dr Gangswich selaku pemimpin penelitian. Peneliti menjelaskan makanan olahan seperti roti putih dapat mendorong perubahan hormon yang menyebabkan penurunan kadar gula darah dalam tubuh. Ini menyebabkan seseorang mengalami kondisi kenaikan gula tertinggi lebih sering. Keadaan tersebut memicu perubahan mood, rasa lelah, dan gejala lain dari depresi. Sementara itu, wanita yang mengonsumsi banyak makanan berserat, biji-bijian, sayuran, dan buah memiliki penurunan risiko depresi. Sehingga peneliti menyimpulkan konsumsi makanan sehat tersebut dapat mencegah dan mengatasi depresi. Dr Gangswich mengakui masih diperlukan penelitian tambahan untuk mengetahui cara mencegah atau mengatasi depresi. Namun peneliti meyakini pilihan makanan seseorang mempengaruhi kesehatan emosional orang tersebut. Tahun lalu, sekelompok peneliti asal Inggris melakukan penelitian pada 14 ribu orang. Mereka menemukan sepertiga partisipan memiliki kesehatan mental yang baik. Setelah ditelusuri, mereka mengonsumsi 5 porsi buah dan sayur secara teratur setiap hari. Mengenai pengaruh konsumsi makanan terhadap depresi, penelitian sebelumnya menunjukkan konsumsi cookies dan junk food juga dapat memicu depresi

Instagram filter used: Normal

View in Instagram ⇒

Leave a Reply