Detik-Detik Penangkapan Seorang Bandar Narkoba Asal Aceh Subdit II Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan seorang pria asal Aceh, yang diduga termasuk dalam jaringan Internasional di Jalan lintas Medan-Banda Aceh. Dalam pengungkapan operasi Anti narkotika (Antik) 2017 yang dilakukan oleh petugas Ditresnarkoba Polda Sumut. Dalam penangkapan tersebut tim berhasil mengamankan 4 kilogram narkotika jenis sabu, yang dibungkus rapi didalam tas ransel warna hitam, yang rencananya sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Medan dan sekitarnya. Kronologisnya petugas Kepolisian dari Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut yang sebelumnya mendapatkan informasi akan adanya seorang yang melintas di Jalan Aceh-Medan dengan mengendarai mobil minibus berwarna hitam yang membawa narkoba jenis sabu. Petugas yang mengetahui informasi itu, langsung menunggu mobil minibus pembawa barang haram tersebut melintas dikawasan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Tepatnya pada hari Minggu (27/8/2017). Tim melakukan survaulence terhadap tersangka dan kemudian tim melakukan pengejaran terhadap mobil minibus, yang diduga membawa narkoba jenis sabu tersebut dan tepatnya di Besitang, Kabupaten Langkat, petugas langsung memberhentikan mobil lalu menggeledah mobil yang digunakan tersangka. Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan seorang pria bernama Abdul Samad Bin Hasan. Warga Desa Meunasah Bapen, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Aceh Utara dan mengamankan norkoba jenis sabu seberat 4 kilogram, yang disimpan dalam tas ransel hitam. Saat penggerebekan terjadi, salah seorang rekan bandar narkoba tersebut berhasil lolos dari kejaran petugas. Hingga saat ini petugas memboyong pria yang diduga bandar jaringan Internasional ke Mako Polda Sumut. Selanjutnya petugas akan terus melakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya yang lolos. TRIBUNMEDAN @tribunmedandaily @dimazkahfi666

Detik-Detik Penangkapan Seorang Bandar Narkoba Asal Aceh

Subdit II Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan seorang pria asal Aceh, yang diduga termasuk dalam jaringan Internasional di Jalan lintas Medan-Banda Aceh. Dalam pengungkapan operasi Anti narkotika (Antik) 2017 yang dilakukan oleh petugas Ditresnarkoba Polda Sumut.

Dalam penangkapan tersebut tim berhasil mengamankan 4 kilogram narkotika jenis sabu, yang dibungkus rapi didalam tas ransel warna hitam, yang rencananya sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Medan dan sekitarnya.

Kronologisnya petugas Kepolisian dari Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut yang sebelumnya mendapatkan informasi akan adanya seorang yang melintas di Jalan Aceh-Medan dengan mengendarai mobil minibus berwarna hitam yang membawa narkoba jenis sabu.

Petugas yang mengetahui informasi itu, langsung menunggu mobil minibus pembawa barang haram tersebut melintas dikawasan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Tepatnya pada hari Minggu (27/8/2017). Tim melakukan survaulence terhadap tersangka dan kemudian tim melakukan pengejaran terhadap mobil minibus, yang diduga membawa narkoba jenis sabu tersebut dan tepatnya di Besitang, Kabupaten Langkat, petugas langsung memberhentikan mobil lalu menggeledah mobil yang digunakan tersangka.
Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan seorang pria bernama Abdul Samad Bin Hasan. Warga Desa Meunasah Bapen, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Aceh Utara dan mengamankan norkoba jenis sabu seberat 4 kilogram, yang disimpan dalam tas ransel hitam.

Saat penggerebekan terjadi, salah seorang rekan bandar narkoba tersebut berhasil lolos dari kejaran petugas. Hingga saat ini petugas memboyong pria yang diduga bandar jaringan Internasional ke Mako Polda Sumut. Selanjutnya petugas akan terus melakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya yang lolos.
TRIBUNMEDAN
@tribunmedandaily
@dimazkahfi666
.
#Medan #Berita #Penangkapan #Narkoba #MedanTalk

[if-embed-video]

Video posted

[/if-embed-video]

MedanTalk

Browse info, berita, cerita Medan, sharing info di Forum Medan , check Lowongan Kerja dan cara pasang iklan di web www.MedanTalk.com

Leave a Reply