Pernahkah anda berpikir mengapa logo Sumatera Utara, Universitas Sumatera Utara dan PSMS ada daun tembakaunya? . Ternyata Medan yang sekarang ini maju karena tembakaunya, jika bukan karena seorang Belanda yang bernama Jacobus Nienhuys, maka kota Medan tidak akan menjadi seperti sekarang ini, bisa jadi kota Medan yang sekarang ini cuma hamparan rawa yang jumlah kodoknya lebih ramai dibandingkan manusianya. Bahkan yang menjadi tetangga anda para warga Medan adalah ular sawah, maka anda akan setiap hari melihat ular sawah yang selalu mengejar kodok sawah. Kembali ke topik utama, pada tahun 1863, Jacobus Nienhuys memberi gagasan untuk membuka lahan perkebunan tembakau di Sumatera Timur yang akhirnya saat ini menjadi lambang kota Medan. Jadi tembakau adalah marwah kota Medan, namun sayang seiring perkembangan zaman tembakau perlahan terlupakan. Medan tumbuh begitu pesat, menjadi kota metropolitan yang begitu sombong meninggalkan tembakau yang hidup segan mati kasihan. Gudang-gudang tua bekas penyimpanan tembakau dengan usia ‘sepuh’ dibiarkan tak terawat. Para mahluk halus sejenisnya konon lebih serius mengelola gudang-gudang ini. Bersyukurlah kita dengan dibukanya Museum Perkebunan Indonesia yang pada tanggal 10 Desember 2016 telah diresmikan yang letaknya di jalan Brigjend Khatamso No. 53, Medan. Sehingga masyarakat Kota Medan bisa lebih tau lambang Kota Medan tercinta lengkap dengan masa lalunya yang maju dengan tembakaunya, di Museum ini kita dapat mengetahui apa yang dilakukan orang-orang untuk mengubah dari yang namanya ‘hamparan rawa’ menjadi lahan perkebunan tembakau, kemudian lahan perkebunan tembakau menjadi Medan yang metropolitan seperti sekarang ini. Serta dihalaman museum juga cocok buat anda yang suka mengambil foto. Museum Perkebunan ini cocok sekali buat anda yang ingin wisata yang memiliki nilai edukasi. Nah… apakah anda tertarik berkunjung?(Fik

Pernahkah anda berpikir mengapa logo Sumatera Utara, Universitas Sumatera Utara dan PSMS ada daun tembakaunya?
.
Ternyata Medan yang sekarang ini maju karena tembakaunya, jika bukan karena seorang Belanda yang bernama Jacobus Nienhuys, maka kota Medan tidak akan menjadi seperti sekarang ini, bisa jadi kota Medan yang sekarang ini cuma hamparan rawa yang jumlah kodoknya lebih ramai dibandingkan manusianya.

Bahkan yang menjadi tetangga anda para warga Medan adalah ular sawah, maka anda akan setiap hari melihat ular sawah yang selalu mengejar kodok sawah.

Kembali ke topik utama, pada tahun 1863, Jacobus Nienhuys memberi gagasan untuk membuka lahan perkebunan tembakau di Sumatera Timur yang akhirnya saat ini menjadi lambang kota Medan. Jadi tembakau adalah marwah kota Medan, namun sayang seiring perkembangan zaman tembakau perlahan terlupakan.

Medan tumbuh begitu pesat, menjadi kota metropolitan yang begitu sombong meninggalkan tembakau yang hidup segan mati kasihan. Gudang-gudang tua bekas penyimpanan tembakau dengan usia ‘sepuh’ dibiarkan tak terawat. Para mahluk halus sejenisnya konon lebih serius mengelola gudang-gudang ini.

Bersyukurlah kita dengan dibukanya Museum Perkebunan Indonesia yang pada tanggal 10 Desember 2016 telah diresmikan yang letaknya di jalan Brigjend Khatamso No. 53, Medan. Sehingga masyarakat Kota Medan bisa lebih tau lambang Kota Medan tercinta lengkap dengan masa lalunya yang maju dengan tembakaunya, di Museum ini kita dapat mengetahui apa yang dilakukan orang-orang untuk mengubah dari yang namanya ‘hamparan rawa’ menjadi lahan perkebunan tembakau, kemudian lahan perkebunan tembakau menjadi Medan yang metropolitan seperti sekarang ini.

Serta dihalaman museum juga cocok buat anda yang suka mengambil foto. Museum Perkebunan ini cocok sekali buat anda yang ingin wisata yang memiliki nilai edukasi.

Nah… apakah anda tertarik berkunjung?(Fik)

#Medan #Berita #MedanTalk

MedanTalk: Talk of the Town, Berita Cerita Kota Medan selalu di Medan Talk

[if-embed-video]

Video posted

[/if-embed-video]

Kunjungi web kami www.MedanTalk.com untuk Baca Berita Medan , Lihat Lowongan Kerja Medan , Kuliner , Event Medan dan cara pasang iklan

Nonton video Medan di web kami atau subscribe YouTube Channel MedanTalk http://www.medantalk.com/youtube

Silakan share post ini dan jangan lupa Follow social media kami: Instagram , Facebook , LINE , Twitter @MedanTalk untuk update di sosmed mu

Leave a Reply